JIKA AIR BANYAK JUMLAHNYA, MENCAPAI DUA QULLAH, APAKAH TIDAK AKAN NAJIS LAGI MESKIPUN TERKENAI NAJIS?

💧🚞 JIKA AIR BANYAK JUMLAHNYA, MENCAPAI DUA QULLAH, APAKAH TIDAK AKAN NAJIS LAGI MESKIPUN TERKENAI NAJIS?

~~~~~~~~~~~~

❓ Tanya :
“Sabda Nabi, “Jika air sudah mencapai dua qullah maka dia tidak akan mengandung najis.”, apakah maknanya bahwa air apabila telah sampai dua qullah, kemudian jatuh padanya benda najis dalam jumlah banyak, maka air itu tidak menjadi najis? Mohon penjelasan.

⛵️ Jawab :
“Maksud dari hadits yang disebutkan dalam pertanyaan adalah : air bila telah mencapai dua qullah atau lebih, maka pada umumnya air itu tidak terpengaruh oleh najis yang jatuh padanya. Karena jumlah air yang banyak, air itu tidak terpengaruhi oleh najis, bahkan najis tersebut akan larut padanya. Ini jika air itu tidak berubah warna, rasa, atau baunya oleh sebab najis.

🚆➡️ BUKANLAH maksud Nabi — shallallahu alaihi wa sallam — bahwa air tersebut tidak najis secara mutlak.
Ⓜ️ Namun air thahur (suci menyucikan) apabila telah berubah warna, bau, atau rasanya oleh sebab najis yang jatuh padanya, maka AIR ITU MENJADI NAJIS MESKIPUN AIRNYA BANYAK.
✅ Para ‘ulama TELAH IJMA’ (SEPAKAT) dalam masalah ini.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

🏫 al-Lajnah ad-Da’imah li al-Buhuts al-‘Ilmiah wa al-Iftaa’
📜 Fatwa no. 20374

💺 Ketua : ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz

——————–
🔺 Ket : 2 qullah = ± 191,25 Kg, atau 321 liter
———————–

السؤال الثاني من الفتوى رقم ( 20374 )

س 2: قول النبي صلى الله عليه وسلم: إذا بلغ الماء القلتين لم يحمل الخبث هل معناه إذا بلغ الماء القلتين ثم وقع فيه نجاسة كثيرة لم يكن بذلك نجسًا؟ نرجو التوضيح

.ج 2: المراد بالحديث الوارد في السؤال: أن الماء إذا بلغ قلتين فأكثر فإنه لا يتأثر بالنجاسة التي تقع فيه غالبًا؛ لكثرته وعدم تأثره بها لاستهلاكها فيه، وهذا إذا لم يتغير لونه ولا طعمه ولا ريحه بهذه النجاسة، وليس مراد النبي صلى الله عليه وسلم أنه لا ينجس مطلقًا بل إن الماء الطهور إذا تغير لونه أو ريحه أو طعمه بوقوع النجاسة فيه، فإنه ينجس ولو كان الماء كثيرًا، وقد أجمع العلماء على ذلك.
وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

الرئيس عبد العزيز بن عبد الله بن باز

🌐 sumber
http://www.alifta.net/fatawa/fatawaDetails.aspx?BookID=3&View=Page&PageNo=2&PageID=11455

•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Title Goes Here

Contoh tulisan dalam website

[INFO TERBARU_Rekaman"Bahaya Terorisme Terhadap Ummat,Bangsa Dan Negara_Jadwal Kajian Rutin dan Rekaman Bangkalan_&_REKAMAN Rangkaian Dauroh Madura 3 Kabupaten 14-16 Rabiul Awwal 1437]………Bismillah………Alhamdulillahirobbil’alamin,semata-mata atas karunia ALLOH akhirnya telah terbit website alilmu-madura.net………In Syaa Alloh kami akan hadir dan menyebarkan ilmu agama bagi kaum muslimin sekalian baik berupa artikel-artikel dan audio yang bisa anda download………Semoga bermanfaat……… Jazaakumulloh khoiron atas kunjungannya ke website kami………Barakallohu fiikum